PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM LEARNING DIKOLABORASIKAN DENGAN MODEL PEMBELJARAN SNOWBALL THROWING DALAM PEMBELJARAN IPS

BAB I

PENDAHULUAN

  1. A.    Latar belakang

Pelajaran yang ada di ilmu pengetahuan sosial cenderung hanya tekstual dan menggunakan metode yang kadang membosankan sehingga untuk merubah anggapan bahwa pelajaran IPS dan dalam pembelajarannya membosankan maka perlunya inovasi dalam metode yang digunakan metode snowball throwing dan quantum learning

Snowball throwing dapat diartikan melempar bola salju, snowball throwing berasal dari dua kata yaitu snowball artinya bola salju dan throwing artinya melempar dan adapun langkah-langkah yang harus dilaukan.

Quantum learning yaitu seperangkat metode dan falsafah belajar yang telah terbukti efektif di sekolah untu semua orang dan segala usia. Teknik yang digunakan dalam metode quantum learning adalah sugesti serta diiringi dengan musik latar. Penggunaan kedua metode ini sangat membantu siswa dalam penerima materi dan efektif diterapkan pada pembelajaran IPS.

.

  1. B.     Rumusan masalah

–       Bagaimana penerapan metode snowball throwing dan quantum learning pada pembelajaran IPS?

–       Relefankah metode quantum learning dan snowball throwing digunakan pada IPS?

–       Apakah metode snowball throwing dan quantum learning dapat memudahkan siswa dalam menerima materi?

BAB II

PEMBAHASAN

 

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM LEARNING DIKOLABORASIKAN DENGAN MODEL PEMBELJARAN SNOWBALL THROWING DALAM PEMBELJARAN IPS

  1. A.    Pengertian Quantum Learning

Quantum learning yaitu seperangkat metode dan falsafah belajar yang telah terbukti efektif di sekolah untuk semua orang dan segala usia. Quantum learning berakar dari Dr. Georgi lozanov seorang pendidik berkebangsaan Bulgaria yang bereksperimen dengan apa yang di sebut sebagai “suggestology” atau “suggestopedia” prinsipnya adalah bahwa sugesti dapat dan pasti mempengaruhi hasil situasi belajar dan setiap detail apapun pasti memberi sugesti positif dan negatif.

Beberapa teknik untuk memberikan sugesti adalah mendudukan murid senyaman mungkin, memasang musik latar di dalam kelas, meningkatkan partisipasi individu, menggunakan poster-poster untuk memberikan kesan besar sambil menonjolkan informasi dan menyediakan guru-guru yang terlatih baik dalam seni pengajaran sugestif.

Metode lain yang hampir sama dengan suggestology adalah “pemercepatan belajar” (accelerated learning) pemercepatan belajar didefinisikan sebagai memungkinkan siswa untuk belajar dengan kecepatan yang mengesankan. Dengan upaya-upaya yang secara sekilas tampak tidak mempunyai persamaan hiburan, permainan, wara, cara berfikir positif, kebugaran fisik dan kesehatan emosional. Namun semua unsur ini bekerjasama untuk menghasilkan pengalaman belajar yang efektif.

Quantum learning mengandung aspek-aspek penting dalam program neurolinguistik (NLP) yiatu suatu penelitian tentang bagaimana otak mengatur informasi, program ini meneliti hubungan siswa dan guru. Para pendidik dengan pengetahuan NLP mengetahui bagaimana menggunakan bahasa yang positif untuk meningkatkan tindakan-tindakan positif. Faktor penting untuk merangsang fungsi otak yang paling efektif, semua ini dapat pula menunjukkan dan menciptakan gaya belajar terbaik dari setiap orang dan menciptakan “pegangan” di saat-saat keberhasilan yang sangat meyakinkan.

Quantum learning dapat didefinisikan sebagai interaksi-interaksi yang merubah energi menjadi cahaya. Semua kehidupan adalah energi, rumus yang terkenal dalam fisik quantum adalah massa kali kecepatan cahaya kuadarat sama dengan energi. Persamaan ini dapat di tulis E=MC2

Tubuh kita secara fisik adalah materi, sebagai pelajar tujuan kita adalah meraih sebanyak mlungkin cahaya. Quantum learning menggabungkan sugestologi, teknik pemercepatan belajar dan NLP dari berbagai teori dan strategi belajar yang lain seperti :

–       Teori otak kanan/kiri

–       Teori otak triune (3 in 1)

–       Pilihan modalitas (visual, auditorial, dan kines tetik)

–       Teori kecerdasan ganda

–       Pendidikan holistik (menyeluruh)

–       Belajar berdasarkan pengalaman

–       Belajar dengan simbol (metaphoric learning)

–       Simulasi (permainan)

Manfaat metode quantum learning

  • Sikap positif
  • Motivasi
  • Keterampilan belajar seumur hidup
  • Kepercayaan diri
  • Sukses

Kunci Quantum Learning

Alasan mengapa musik sangat penting untuk lingkungan quantum learning karena musik sebenarnya berhubungan untuk mempengaruhi kondisi fisiologi kita. Selama melakukan pekerjaan mental yang berat tekanan darah dan denyut jantung kita cenderung meningkat, otot-otot menjadi tegang. Selama relaksasi dan meditasi denyut jantung dan tekanan darah menurun dan otot-otot mengendur, maka kita dengan mudah berkonsentrasi.

Ada teori yang mengatakan bahwa dalam situasi otak kiri sedang bekerja seperti mempelajari materi baru, musik akan membangkitkan reaksi otak kanan yang intiltif dan kreatif sehingga masuknya dapat dipadukan dengan keseluruhan proses. Otak kanan akan cenderung terganggu ketika bekerja di kantor, atau kuliah yang menyebabkan kadang melamun, memang musik adalah cara efektif untuk menyibukkan otak kanan ketika sedang berkonsentrasi pada ativitas otak kiri.

  1. B.     Pengertian Snowball Throwing

Snowball throwing artinya bola salju sedangkan throwing artinya melempar. Snowball throwing secara keseluruhan dapat diartikan melempar bola salju, adapun langkah-langkah pembelajarannya sebagai berikut :

  1. Guru menyiapkan materi yang akan disajikan.
  2. Guru membentuk kelompok-kelompok dan memanggil ketua kelompok masing-masing kemudian menjelaskan materi yang akan di bahas.
  3. Masing-masing ketua kembali kekelompoknya, kemudian menjelaskan materi yang disampaikan oleh kepada temannya.
  4. Masing-masing siswa diberi kertas kerja untuk menulis satu pertanyaan apa saja yang menyangkut materi yang sudah dijelaskan oleh ketua kelompok.
  5. Kertas tersebut di buat seperti bola di lempar dari satu siswa ke siswa lain selama kurang lebih 5 menit, setelah siswa dapat satu bola atau satu pertanyaan diberikan kesempatan pada siswa tersebut untuk menjawab pertanyaan yang tertulis dalam kertas berbentuk bola tersebut secara bergiliran.
  6. Evaluasi.
  7. Penutup.
  1. C.    Kolaborasi Model Quantum Learning Dengan Model Snowball Throwing Dalam Pembelajaran IPS

Dalam menggunakan metode quantum learning siswa-siswa harus dalam posisi senyaman mungkin, bila perlu memasang musik latar dalam kelas agar konsentrasi sehingga dengan mudah menerima sugesti dari guru, karena itu adalah dalam metode quantum learning. Quantum learning mencakup aspe-aspek penting dalam program neurolinguistik (NLP) yaitu suatu penelitian tentang bagaimana otak mengatur informasi. Program ini meneliti hubungan antara bahasa dan perilaku dan dapat digunakan untuk menciptakan jalinan pengertian antar guru dengan siswa.

Ketika guru menggabungkan metode ini dengan snowball throwing maka proses belajar mengajar lebih menarik lagi, sebab setelah guru menyampaikan materi yang akan di bahas kepada ketua kelompok masing-masing dan keadaan kelaspun santai dan nyaman, sehingga memudahkan siswa-siswa berkonsentrasi untuk menerima materi. Setelah itu ketua kembali pada kelompok masing-masing dan menjelaskan lagi materi yang disampaikan guru pada teman-temannya dan membuat pertanyaan, selanjutnya melempar pertanyaan pada teman.

Metode ini cocok digunakan untuk memberikan motivasi dan semangat dalam pembelajaran IPS khususnya. Yang pada umumnya pelajaran IPS itu membosankan dan menjenuhkan, karena metode yang digunakan kebanyakan metode ceramah, bukan hanya di IPS saja. Kedua metode ini efektif dapat meningkatkan hasil belajar siswa.

Selain belajar dalam metode ini adanya unsur permainan dan keadaan yang nyaman serta memudahkan untuk menerima materi.

BAB III

KESIMPULAN

Quantum learning adalah seperangkat metode dan falsafah belajar yang terbukti efektif di sekolah untuk semua orang dan segala usia. Quantum learning berakar dari Dr. Georgi Lozanov seorang pendidikan berkebangsaan Bulgaria, yang bereksperimen dengan apa yang di sebut sebagai “suggestologi” prinsipnya adalah bahwa sugesti dapat mempengaruhi hasil belajar.

Snowball artinya bola salju dan throwing artinya melempar. Jadi snowball throwing dapat diartikan melempar bola salju. Dalam proses belajar menggunakan metode permainan yang tidak membosankan dan terbukti efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa.

DAFATAR PUSTAKA

Comentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s